PISSING THE MAINSTREAM
 




















 
 

Pissing The Mainstream - Perang Urat Syaraf ' Double CD
RR001

CD #1

01 (Jasmerah)
02 Hardest
03 Temporal Passion
04 Superior Overload
05 Mundane Apathy
06 Vulgarity Era
07 Respected
08 We Need Unified
09 Mentalitas Minoritas
10 As I Seek Serenity the Viral
11 Fight Them from the Inside
12 Punisment Abused
13 Seeming Defeat
14 Peace of Mind will set Me free
15 True Brotherhood always remains
16 Shattering the World
17 Will this Shit ever change (Absolute Shock cover)

CD #2

01 The Truth never found
02 Our Scene
03 Declinine Civilization
04 Supressed the Hoax
05 Scornfull Derision
06 Murder the Lord
07 Konspirasi Depresi
08 Play Victim Asshole
09 I've Got time to kill your Faith
10 Class Exploring
11 Timur Tragedi (Power Metal cover)
12 Basket Case (Greenday cover)
13 Narsistik Histrionik (Remastering) bonus track
14 Viral of Shit (Remastering) bonus track
15 Forgotten Yesterday (Remastering) bonus track
16 Bacot Besar Postulat (Remastering) bonus track
17 Find Your Stupidity (Unreleased track) bonus track
18 Lockedown (Unreleased track) bonus track
19 Prodigies (Unreleased track) bonus track
20 The Judgement call Your name (Unreleased track) bonus track


ORDER NOW
LIMITED COPIES
IDR. 40.000 (Belum Termasuk Ongkos Kirim)
 

 

Terkadang perasaan manusia menjadi begitu menjengkelkan dengan yang namanya keinginan tanpa ujung. Belum bisa berjalan, ingin sekali bisa berjalan. Setelah bisa berjalan, ingin bisa berlari. Setelah bisa berlari, ingin naik sepeda. Setelah bisa naik sepeda, ingin naik motor. Setelah bisa naik motor, ingin bisa naik mobil. mungkin kalau sekadar ingin bisa ada enak-nya, namun akan menjadi repot ketika dibarengi dengan rasa ingin memiliki. Hal itu sama saja dengan kita ketika bertanya kepada seseorang, bagaimana kabar kalian besok? Tentu repot untuk menjawabnya. Sebab kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Manusia hanya bisa membuat Mimpi-nya sendiri dengan kata-kata membual yang mereka pikir sangat menyenangkan dan mereka selalu lupa dimana Mereka akan selalu bertemu sebuah Konsekuensi. Seperti pertama kali tercetus ide ketika Gw akan memulai sebuah mimpi baru tanpa tujuan sebenarnya, berbekal kontradiksi tanpa (mungkin) menggunakan tabel kebenaran ataupun sifat-sifat logika, Berlebihan? tidak rasanya menurut Gw daripada hanya mudah membual kesana-kemari tanpa kenyataan. tanpa perencanaan matang, hanya bermodal keinginan dan perlahan meleleh dari Otak yang sepertinya ingin meledak jika sebuah Ide tidak mendapat kanal tepat untuk mengalirkannya kembali.

Entah apa yang pertama kali terlintas ketika Gw memulai Proyek kecil suka-suka ini. tanpa definisi kuat apalagi ter-peta dengan pemikiran sebelumnya, maka lahir begitu saja segala yang mengendap dalam otak dari keinginan kuat, bahkan ketika menyematkan nama PISSING THE MAINSTREAM bukan tanpa alasan atau keinginan memberi sebuah Definisi kompleks apa yang Gw mainkan. kebetulan Gw adalah fans penulisan lirik diband Death Metal kesohor seperti Dying Fetus atau Misery Index, yang entah kenapa sejak mengenal hingga sampai sekarang attitude mereka cukup menjadi pergesekan serius ketika mengkomposisi sebuah musik. Gw rasa " Pissing The Mainstream " adalah ungkapan yang tepat ketika konflik otak dan bathin makin mengganggu. mungkin ini bisa menjadi media melepaskan yang namanya ketidakpuasan pada apa yang Gw lihat, Gw rasakan dan Gw lakukan. ditambah momen kebetulan Gw pernah bermain musik disebuah band beberapa tahun lalu dan sekarang (meski sekarang sedang vakum atau apa), sehingga memulai sebuah Proyek bermain musik disini bukan atas dasar modal " nekad " saja yang ditambah Gw juga banyak sekali mendengar serta menulis tentang musik, tidak menjadi kendala yang berarti. karena disini Gw menjalankan sendiri semuanya, yah inilah PISSING THE MAINSTREAM !

Mungkin setiap Individu akan sulit " Mengakui " kepada siapa dirinya banyak mendapat pengaruh karena " alasan " tertentu saja, tapi Gw yakin membiarkan pendengar menebak akan membuat Opini sendiri, namun bagi Gw itu justru membuat sekat kecil dari pengakuan. Gw sejak mengenal Musik keras seperti ini telah mendengarkan Ribuan bahkan jutaan musik, tidak Musik cadas saja, genre musik lain Gw juga konsumsi menurut Mood saja. salah satu dari sekian Inspirasi Gw memulai PISSING THE MAINSTREAM adalah sejak akhir tahun 90-an ketika " Attack of the Salami - Smokers from Venus " nya Nuclear Tribunal sangat mengusik memori Gw. Band asal Berlin, Jerman dengan komposisi Death/Grind Meledak banget, khususnya gaya bernyanyi Raul yang berat dan Agresif ! kemudian Jason Netherton-nya Misery Index (Ex. Dying Fetus) punya karakter Growl lebih menarik plus penulisan lirik yang sangat Excited ! (meski untuk tenggorokan ini sangat susah melakukannya) dan entah kenapa kemudian Kroni-kroni Vocalis setongkrongan-nya semakin bikin Gw Jatuh hati, sebut saja Vince Matthews, Mike Harrison, Mark Kloeppel, etc. kemudian ledakan semangat Gila band-band Grind " sakit " yang bikin Gw makin Trenyuh : Gride, Blockhead, Magrudergrind, Pig Destroyer, Warfuck, P.L.F, Cripple Bastard, Mumakill, Benumb, Parade Of The Lifeless, Noisear, etc turut memberikan kecintaan yang begitu mendalam ketika menyelesaikan komposisi tunggal musikal ini.

Tanpa menyebut Skema Akhir, inilah hasil pembuktian sebuah kerja keras Gw menyelesaikan beberapa materi yang telah dibuat dan diselesaikan beberapa waktu kemaren. meski lumayan memuaskan telinga dan hati secara pribadi (meski sebenarnya ini masih dari kesan sangat memuaskan), Gw yakin karya awal ini masih menjadi fase pembelajaran dan membutuhkan banyak sekali masukan untuk karya selanjutnya. Gw juga percaya setiap Individu akan memiliki pandangan berbeda dari " Cara " memahami setiap komposisi musik yang Gw buat. Life, realize, was much like a song. In the beginning there is mystery, in the end there is confirmation, but it's in the middle where all the emotion resides to make the whole thing worthwhile.

If I were not a physicist, I would probably be a musician. I often think in music. I live my daydreams in music. I see my life in terms of music. (Albert Einstein)

And those who were seen dancing were thought to be insane by those who could not hear the music. (Friedrich Nietzsche)

- Herry SIC -
All work & Performance

 

 
 
-- Reprisal Records --